Rabu, 10 Februari 2010

VLSM

VARIABLE LENGTH SUBNET MASK (VLSM)

Pertemuan Ke – 10
Prepared By: Ahmad Luthfi, M.Kom.

KONSEP SUBNETTING
Subnet adalah salah satu cara untuk memecah jaringan komputer menjadi jaringan-jaringan yang lebih kecil dibawahnya. Tujuan pemecahan ini adalah untuk menghindar Collision dan mengantisipasi keterbatasan IP Address. Konsep subnetting memang menjadi solusi dalam mengatasi jumlah pemakaian IP Address. Akan tetapi kalau diperhatikan maka akan banyak subnet. .

CONTOH:
Diberikan Class C network 204.24.93.0/24, ingin di subnet dengan kebutuhan berdasarkan jumlah host:
1. Net A = 14 hosts,
2. Net B = 28 hosts,
3. Net C = 2 hosts,
4. Net D = 7 hosts,
5. Net E = 28 hosts
JAWABAN
Secara keseluruhan terlihat untuk melakukan hal tersebut di butuhkan 28 host terbanyak yaitu 32 host (/27). (32 – 2 = 30 Host)
1. Net A (14 hosts): 204.24.93.0/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 16 hosts
2. Net B (28 hosts): 204.24.93.32/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 2 hosts
3. Net C ( 2 hosts): 204.24.93.64/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 28 hosts
4. Net D ( 7 hosts): 204.24.93.96/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 23 hosts
5. Net E (28 hosts): 204.24.93.128/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 2 hosts
Jumlah hosts yang tidak terpakai adalah (16+2+28+23+2) = 71 Hosts
Dengan demikian terlihat adanya IP address yang tidak terpakai dalam jumlah yang cukup besar.

Hal ini mungkin tidak akan menjadi masalah pada IP Private akan tetapi jika ini di alokasikan pada IP Public(seperti contoh ini) maka terjadi pemborosan dalam pengalokasian IP Public tersebut

Solusi
1. Untuk mengatasi hal ini (efisiensi) dapat digunakan metoda VLSM, yaitu dengan cara sebagai berikut:
2. Buat urutan berdasarkan penggunaan jumlah host terbanyak (14,28,2,7,28 menjadi 28,28,14,7,2).
3. Tentukan blok subnet berdasarkan kebutuhan host:
• 28 hosts + 1 network + 1 broadcast = 30 –> menjadi 32 ip (/27 )
• 14 hosts + 1 network + 1 broadcast = 16 –> menjadi 16 ip (/28 )
• 7 hosts + 1 network + 1 broadcast = 9 –> menjadi 16 ip (/28)
• 2 hosts + 1 network + 1 broadcast = 4 –> menjadi 4 ip (/30 )

Sehingga blok subnet-nya menjadi:
1. Net B (28 hosts): 204.24.93.0/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 2 hosts
2. Net E (28 hosts): 204.24.93.32/27 => ada 30 hosts; tidak terpakai 2 hosts
3. Net A (14 hosts): 204.24.93.64/28 => ada 14 hosts; tidak terpakai 0 hosts
4. Net D ( 7 hosts): 204.24.93.80/28 => ada 14 hosts; tidak terpakai 7 hosts
5. Net C ( 2 hosts): 204.24.93.96/30 => ada 2 hosts; tidak terpakai 0 hosts

Jumlah hosts yang tidak terpakai setelah proses VLSM adalah (2+2+0+7+0) = 11 Hosts
Efisiensi yang dihasilkan adalah 71 – 11 = 60 Hosts




Soal Latihan
Pada suatu perusahaan yang mempunyai 6 departemen ingin membagi networknya, antara lain :
1. Departemen A = 100 host
2. Departemen B = 57 host
3. Departemen C = 325 host
4. Departemen D = 9 host
5. Departemen E = 500 host
6. Departemen F = 25 host
IP Address yang diberikan dari ISP adalah 160.100.0.0/16

Jawaban

Secara keseluruhan dibutuhkan 500 Hosts yaitu 500 terbanyak (512 /23) (512-2 = 510 hosts)
1. Departemen A = 100 hosts : 160.100.0.0/23 ada 510 host tidak terpakai 410 hosts
2. Departemen B = 57 hosts : 160.100.0.32/23 ada 510 host tidak terpakai 453 hosts
3. Departemen C = 325 hosts : 160.100.0.64/23 ada 510 host tidak terpakai 185 hosts
4. Departemen D = 9 hosts : 160.100.0.96/23 ada 510 host tidak terpakai 501 hosts
5. Departemen E = 500 hosts : 160.100.0.128/23 ada 510 host tidak terpakai 10 hosts
6. Departemen F = 25 hosts : 160.100.0.160/23 ada 510 host tidak terpakai 2485 hosts
Jumlah hosts yang tidak terpakai adalah 2044 hosts
Efisiensi dengan VLSM
1. Urutan jumlah host terbanyak
(100, 57, 325, 9, 500, 25 menjadi 500, 325, 100, 57, 25, 9)
2. Blok subnet berdasarkan kebutuhan Host
500 host +1 network +1 broadcast =502 –> menjadi 512 ip (/23 )
325 host +1 network +1 broadcast =327 –> menjadi 512 ip (/23 )
100 host +1 network +1 broadcast =102 –> menjadi 128 ip (/25 )
57 host + 1 network + 1 broadcast = 59 –> menjadi 64 ip (/26 )
25 host + 1 network + 1 broadcast = 27 –> menjadi 32 ip (/27 )
9 host + 1 network + 1 broadcast = 11 –> menjadi 16 ip (/28 )
3. Sehingga blok subnet-nya menjadi:
• Departemen E = 500 hosts ada 510 host tidak terpakai 10 hosts
• Departemen C = 325 hosts ada 510 host tidak terpakai 185 hosts
• Departemen A = 100 hosts ada 126 host tidak terpakai 26 hosts
• Departemen B = 57 hosts ada 62 host tidak terpakai 5 hosts
• Departemen F = 25 hosts ada 30 host tidak terpakai 5 hosts
• Departemen D = 9 hosts ada 14 host tidak terpakai 5 hosts

Jumlah hosts yang tidak terpakai setelah proses VLSM adalah (10+185+26+5+5+5) = 236 Hosts
Efisiensi yang dihasilkan adalah 2044 – 236 = 1088 Hosts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Isi Komen nya ya